38 Warga Tewas Ditembaki Aparat Saat Unjuk Rasa, PBB Sebut Sebagai Hari Paling Berdarah di Myanmar
Korban kekerasan aparat Myanmar mendapat pertolongan medis
Bentrokan berdarah ini terjadi sehari setelah organisasi negara-negara Asia Tenggara, ASEAN, menyerukan semua pihak untuk menahan diri.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi meminta Myanmar untuk "membuka pintu" bagi ASEAN dalam upaya mencari penyelesaian situasi di negara itu "yang mengkhawatirkan".***
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang