Sosialisasi Cegah Karhutla, Semua Pihak Harus Berperan Aktif, Jangan Apatis
Suasana Sosialisasi Larangan Membakar Hutan dan Lahan kepada sejumlah elemen masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP) dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) (foto/ist)
Kemudian Fire Free Village Program (FFVP) yang fokus kepada edukasi, dukungan peralatan dan membantu desa-desa untuk membuka lahan dengan cara tanpa bakar. Pada tingkat ini, desa-desa peserta program juga akan memperoleh penghargaan jika tidak terjadi satu pun karhutla di desanya selama periode tertentu.
Tingkatan ketiga disebut Fire Resilient Community (FRC) yang merupakan tingkatan tertinggi di mana sebuah desa dinyatakan telah memiliki kesadaran tinggi dalam mencegah karhutla. Tahapan ini desa tidak lagi mendapatkan penghargaan, melainkan akan terus dibina oleh perusahaan secara berkelanjutan. (rilis)
Baca juga: PTPN IV Regional III Telah Salurkan Rp2,4 Miliar untuk Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rokan Hulu