Diserang Pasukan Anti LGBTQ, Wartawan Alami Geger Otak hingga Tewas.
Alexander Lashkarava, 37, mengalami patah tulang di wajah setelah diserang Senin lalu. Foto: Tv Pirveli/Reuters
Lebih dari 50 jurnalis diserang hari itu oleh kelompok anti-LGBTQ yang memprotes rencana pawai Kebanggaan di Tbilisi, yang dibatalkan karena alasan keamanan .
Reporters Without Borders (RSF) mengutuk serangan itu, dengan mengatakan para wartawan "mengalami luka-luka yang meliputi gegar otak, luka bakar kimia dan patah tangan", dikutip dari The Guardian.
zxc2
Pihak terkait menuduh pihak berwenang sangat pasif dan polisi gagal melindungi jurnalis.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
zxc2
Pihak terkait menuduh pihak berwenang sangat pasif dan polisi gagal melindungi jurnalis.