Amnesti Internasional Laporkan Kisah Korban Pemerkosaan di Tigray : Diperbudak, Dibiarkan Kelaparan dan Dimutilasi
Foto : Aljazeera
Tindakan kekerasan seksual tersebar luas dan dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan dan “mempermalukan” para korban dan kelompok etnis mereka, Amnesty mencatat.
Tentara dan milisi sering menggunakan “penghinaan etnis, penghinaan, ancaman, dan komentar yang merendahkan”, kata kelompok itu. Beberapa penyintas mengatakan bahwa pemerkosa mereka telah memberi tahu mereka, “Inilah yang pantas kamu dapatkan” dan “Kamu menjijikkan”.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
Investigasi sedang berlangsung