Neerja Bhanot, Pramugari yang Ditembak Mati Pembajak Palestina Saat Lindung Tiga Anak
Neerja Bhanot,
RIAU24.COM - Neerja Bhanot bekerja sebagai pramugari senior di maskapai penerbangan Pan American World Airways ketika tragedi 5 September 1986 terjadi.
Saat singgah rutin di Pakistan, maskapai Pan American dibajak oleh empat teroris asal Palestina. Meskipun hampir semua orang ketakutan, Neerja Bhanot tidak membuang-buang waktunya.
Meskipun Neerja saat itu masih berusia 22 tahun, pemikiran cepatnya berhasil menyelamatkan pilot dan ratusan penumpang lainnya dari cobaan selama 17 jam itu.
Baca juga: Konstruksi Tanpa Semen: Dinding dari Tanah dan Sampah Dapat Mengubah Bentuk Bangunan Modern
Kelompok teror bertujuan untuk mengalihkan penerbangan ke Siprus dan Israel untuk membebaskan tahanan Palestina.
Saat pesawat hendak berangkat dari Karachi, Pakistan, Neerja dan para penumpangnya disambut dengan tembakan yang memekakkan telinga.