Rencana Pemerintah Indonesia Renovasi Bandara Senilai USD 6 Miliar Untuk Menyaingi Singapura, Tuai Kecaman
Foto : Aljazeera
Clement Gultom, direktur pelaksana Boraspati Tour and Travel di Medan, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia juga terkejut dengan pengumuman tersebut, meskipun dia “tidak melihat perusahaan Indonesia dengan portofolio yang sama” dengan Konsorsium Bandara GMR dalam hal pengembangan bandara.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
GMR Group mengoperasikan Bandara Internasional Delhi Indira Gandhi dan Bandara Internasional Hyderabad di India dan memiliki kontrak untuk mengembangkan bandara di Yunani dan Filipina. Aeroports de Paris memiliki dan mengoperasikan Paris-Charles de Gaulle, Paris-Orly dan Paris-Le Bourget di Prancis.
Terlepas dari kekhawatiran dalam industri pariwisata lokal, Djamanat Samosir, seorang ahli hukum investasi Indonesia, mengatakan bahwa ada sedikit kesepakatan yang tampaknya perlu dikhawatirkan.