Menu

DNA Berhasil Mengungkapkan Pohon Keluarga Manusia Terbesar yang Pernah Ada Sejak 100 Ribu Tahun yang Lalu

Devi 25 Feb 2022, 16:15
Foto : Internet
Foto : Internet

Wohns mengatakan dia berharap peneliti lain di lapangan akan menggunakan sumber daya, yang tersedia untuk diunduh bersama dengan petunjuk penggunaan, sebagai dasar untuk menjawab pertanyaan yang lebih spesifik tentang migrasi di wilayah geografis tertentu.

"Ini akan menjadi sumber yang sangat kaya untuk penyelidikan masa depan dalam sejarah evolusi manusia," katanya.

Wohns sendiri bekerja dengan peneliti kecerdasan buatan untuk mencoba mendapatkan perkiraan yang lebih akurat tentang kapan dan di mana nenek moyang manusia tinggal. Metode ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan silsilah organisme apa pun, termasuk penyakit seperti SARS-CoV-2, virus corona yang menyebabkan Covid-19, dan Wohns berencana untuk mempelajari hubungan antara genetika dan penyakit.

Anders Bergström, rekan postdoctoral dalam genomik evolusioner di Francis Crick Institute, London, mengatakan kepada CNN bahwa penelitian ini menyediakan metode baru untuk memperkirakan bagaimana DNA kita terkait. "Menyimpulkan silsilah seperti pohon yang menghubungkan DNA antara orang yang berbeda adalah cawan suci dalam ilmu genomik. Ini tidak akan pernah sepenuhnya terpecahkan, tetapi metode komputasi baru ini mengambil langkah maju yang penting dalam masalah ini," katanya melalui email.

"Silsilah yang mereka simpulkan memberikan pandangan yang sangat kaya tentang keragaman genetik dan sejarah manusia. Ada banyak kegembiraan dalam genomik sekarang tentang banyak kemungkinan yang ditawarkan oleh metode komputasi baru ini."

Halaman: 456Lihat Semua