Kanjuruhan Berdarah: Daya Tampung 38 Ribu, Tapi Cetak Tiket 42 Ribu
Tragedi stadion Kanjuruhan. Sumber: Berita Baru
"Tetapi, olahraga yang menjadi kesukaan masyarakat luas ini kerap kali memancing para suporter untuk mengekspresikan emosi secara tiba-tiba," ujarnya.
"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar suporter Persebaya dan Arema. Sebab, pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Suporter di lapangan hanya dari Arema," tambahnya.
Artinya, korban meninggal umumnya karena berdesak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, dan sesak nafas.
Baca juga: Investigasi Kasus Negreira: Real Madrid Meminta Akses Keuangan Penuh Terkait FC Barcelona
"Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar suporter," tandasnya.