Museum Utama New York Akan Hentikan Pameran Penduduk Asli Amerika Karena Peraturan Baru
Zuni memetakan lukisan seni "K'yawakwayina: we (Waterways)" oleh Edward Wemytewa (L) dan "Ho'n A: wan Dehwa: we (Our Land) oleh Ronnie Cachini (R) dipajang dalam pameran "A: shiwi A: wan Ulohnanne — The Zuni World" 17 Oktober 2013 di American Museum of Natural History di New York /AFP
"Beberapa objek mungkin tidak akan pernah kembali dipajang sebagai hasil dari proses konsultasi," kata Decatur dalam sebuah wawancara seperti dikutip NYT.
"Tapi kami ingin membuat program berskala lebih kecil di seluruh museum yang dapat menjelaskan proses seperti apa yang sedang berlangsung," jelas Decatur.
Peraturan tersebut merupakan hasil dari upaya bersama pemerintahan Biden untuk memulangkan benda-benda penduduk asli Amerika, sisa-sisa dan barang-barang penguburan bersama dengan barang-barang suci lainnya.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
(***)