Sudah Kantongi Tanggal, Netanyahu Bersikeras Bakal Serbu Hamas di Rafah
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Amerika Serikat selaku salah satu pihak penengah dalam perundingan, mengatakan telah mengajukan proposal kepada Hamas terkait gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.
"Sekarang terserah pada Hamas untuk menyetujuinya," demikian pernyataan Gedung Putih.
Rencana invasi Israel ke Rafah dilakukan di tengah bulan Ramadan dan hanya beberapa hari menjelang perayaan Idulfitri.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
Hingga kini jumlah korban tewas akibat genosida Israel juga terus bertambah. Kementerian Kesehatan di Gaza menyebut korban tewas telah mencapai lebih dari 33.200 orang yang mayoritasnya adalah perempuan dan anak-anak.