Lebih Dari 150 Paus Pembunuh Terdampar di Pantai Tasmania, Australia
"Kami kini telah menempatkan para ahli di lokasi dan melakukan segala upaya yang mereka bisa untuk menentukan metodologi apa yang akan diterapkan guna mencoba dan menemukan respons yang tepat dan manusiawi terhadap insiden yang sangat menantang ini," kata Clark.
Seorang penduduk setempat, Jocelyn Flint, mengatakan putranya menemukan paus terdampar sekitar tengah malam pada hari Selasa, kantor berita Associated Press melaporkan.
"Airnya naik deras dan mereka menggeliat. Mereka hampir mati, mereka tenggelam di pasir," kata Flint.
“Ada bayi-bayi paus. Di salah satu ujung, ada banyak bayi besar. Menyedihkan,” tambahnya.
Paus pembunuh palsu adalah spesies lumba-lumba laut yang terancam punah yang penampilannya menyerupai paus pembunuh. Panjangnya bisa mencapai 6,1 meter (20 kaki) dan beratnya bisa mencapai 500 kg (sekitar 1.100 pon) hingga 3 metrik ton (sekitar 6.600 pon).
Clark mengatakan insiden itu adalah terdamparnya spesies itu pertama kali di Tasmania sejak tahun 1974, ketika sekelompok lebih dari 160 paus mendarat di pantai dekat Stanley di pantai barat laut pulau itu.