Mengubur Mimpi Punya Tanah di Bali – Warga Terjepit di tengah Perkembangan Wisata dan Kebutuhan Hidup
Mengubur Mimpi Punya Tanah di Bali – Warga Terjepit di tengah Perkembangan Wisata dan Kebutuhan Hidup
“Kami di sini untuk bersantai, melepas lelah,” kata Wayne.
Ladang investasi
Menurut perencana keuangan profesional, Loecia Nhadilah Sannie, sektor properti di Bali menggiurkan sebagai investasi, dengan permintaan yang selalu ada dan ketersediaan pekerja serta lahan pun “terjamin”.
Baca juga: Bono by Artotel Pekanbaru Hadirkan Promo Menarik Dengan Harga Terjangkau Sambut Ramadhan 1447 H
“[Warga Bali] punya tanah, tapi enggak produktif. Jadi mereka sewakan dengan harga murah. Sebagai gantinya, mereka mau bantu mengembangkan,” ujar Loecia, yang kelak ingin menghabiskan masa pensiun di Bali.
Salah satu orang asing yang tertarik berinvestasi di Bali adalah Mike, warga negara Inggris berusia 60 tahun. Dia pertama kali datang ke Bali pada 2019.