Wanita dan Pria Ditarik Hidup-hidup Setelah 5 Hari dari Puing-puing Gempa Bumi di Myanmar

Keajaiban di tengah keputusasaan: Wanita dan pria ditarik hidup-hidup setelah 5 hari dari puing-puing gempa bumi di Myanmar /AFP
RIAU24.COM - Dengan harapan keajaiban, operasi penyelamatan berlanjut di Myanmar yang dilanda gempa.
Baik tim darurat lokal maupun asing bekerja sama untuk menyelamatkan orang-orang dari tumpukan puing-puing.
Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi lebih dari 2.700, dengan 441 orang hilang.
Dalam keadaan putus asa, datang penyelamatan seorang wanita berusia 63 tahun yang ditarik keluar hidup-hidup setelah 90 jam dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit.
Baca juga: Israel Mengumumkan Perluasan Operasi Militer di Gaza untuk Merebut Wilayah yang Lebih Luas
Pria berusia 26 tahun lainnya juga diselamatkan hidup-hidup setelah 100 jam dari puing-puing sebuah hotel di ibu kota, Naypyidaw.
Orang-orang yang putus asa berlindung di jalan dan lokasi jauh dari puing-puing karena takut akan gempa susulan.