Rencana RI Langgar MoU Helsinki
Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki. Sumber: Internet
Baginya, narasi tersebut tidak masuk akal dan justru menimbulkan kecurigaan serta keresahan di tengah masyarakat.
Dia juga menyayangkan bahwa proyek berskala besar ini tidak dikomunikasikan secara terbuka kepada masyarakat maupun kepada Pemerintah Aceh, dan justru dijalankan secara senyap dengan alokasi anggaran yang sangat besar.
Menurutnya, nilai anggaran negara yang digunakan untuk pembangunan fasilitas militer di Aceh, yakni total nilai kontrak mencapai lebih dari Rp238 miliar.
Enam titik pembangunan semula direncanakan tersebar di Aceh Singkil, Nagan Raya, Pidie, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Aceh Timur.