Menu

Iran Akui Kerusakan Pada Situs Nuklir Setelah Serangan AS

Amastya 2 Jul 2025, 21:15
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi /AFP
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi /AFP

RIAU24.COM Iran telah mengakui bahwa serangan AS terhadap situs nuklir utamanya Fordow telah merusak secara serius dan parah fasilitas tersebut, seraya menambahkan bahwa tidak seorang pun tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana.

Di tengah konflik antara Israel dan Iran, AS meluncurkan Operasi Midnight Hammer pada 21 Juni, yang menargetkan tiga situs nuklir Teheran, termasuk Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS News yang disiarkan pada Selasa (1 Juli), Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa evaluasi sedang dilakukan terhadap fasilitas tersebut.

"Tidak seorang pun tahu persis apa yang terjadi di Fordow. Meski begitu, yang kami ketahui sejauh ini adalah fasilitas-fasilitas tersebut telah rusak parah dan parah," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

"Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran saat ini sedang melakukan evaluasi dan penilaian, yang laporannya akan diserahkan kepada pemerintah," tambahnya.

Menurut laporan Washington Post, mengutip empat orang yang mengetahui informasi intelijen rahasia yang beredar dalam pemerintahan AS, komunikasi Iran yang disadap meremehkan tingkat kerusakan yang disebabkan oleh pemboman AS.

Halaman: 12Lihat Semua