Menyamar Jadi Wanita, Sister Hong Jual Konten Seks Ilegal dengan Ribuan Pria
Meskipun tidak mengenakan tarif kepada pria yang datang ke rumahnya, Sister Hong meraup keuntungan dengan menjual videonya berhubungan seksual melalui sebuah group chat.
Mereka yang ingin mengakses kontennya harus membayar biaya keanggotaan sebesar 150 yuan atau sekitar Rp 340 ribuan.
Konten vulgar Sister Hong tersebar dengan cepat di media sosial. Alhasil teman dan keluarga dari para pria yang menjadi kliennya tertangkap basah.
Di antara mereka sudah menikah, bertunangan, seorang mahasiswa, pekerja kantoran, pria yang aktif di pusat kebugaran, bahkan warga negara asing.
Sister Hong secara khusus menarik perhatian dengan gaya berpakaiannya. Dia memakai wig berponi, atasan lengan panjang berwarna hitam, rok berwarna coklat, dan riasan wajah yang tebal. Dia juga menyamarkan suaranya sehingga terdengar lebih feminin kepada kliennya.
Menurut laporan ET Today, Sister Hong tidak memakai kondom saat berhubungan seksual dengan beberapa kliennya.