Menu

Jepang Luncurkan Penyelidikan Antidumping Terhadap Baja China dan Taiwan

Amastya 23 Jul 2025, 19:00
Seorang pekerja berdiri di dekat gulungan dan batang baja di fasilitas pengumpulan baja di Tokyo, Jepang /Reuters
Seorang pekerja berdiri di dekat gulungan dan batang baja di fasilitas pengumpulan baja di Tokyo, Jepang /Reuters

Jepang, yang merupakan pemain utama dalam industri baja, sejauh ini menahan diri untuk tidak menerapkan langkah-langkah perdagangan yang bersifat menghukum, meskipun negara-negara lain, seperti AS, Uni Eropa, dan India, telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi sektor baja mereka.

Kini, tampaknya Tokyo telah mengubah haluan.

Tadashi Imai, Ketua Federasi Besi dan Baja Jepang sekaligus Presiden Nippon Steel, telah lama menyuarakan kekhawatiran bahwa proteksionisme global dapat membuat Jepang rentan terhadap impor baja murah, merugikan produsen dalam negeri, dan mengikis basis industri Jepang.

Peringatannya mungkin akhirnya mendapat simpati dari para pembuat kebijakan.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Investigasi ini diperkirakan akan selesai dalam waktu satu tahun, dan setelah itu pemerintah Jepang akan memutuskan apakah akan mengenakan bea antidumping atas impor yang dimaksud.

Halaman: 234Lihat Semua