Tiongkok akan Menawarkan Subsidi Pengasuhan Anak untuk Meningkatkan Angka Kelahiran
Angka pernikahan juga berada pada tingkat terendah, dengan banyak pasangan muda menunda memiliki bayi karena tingginya biaya pengasuhan anak dan kekhawatiran karier.
'Landasan untuk masa depan'
Para analis memperingatkan bahwa subsidi saja tidak akan membalikkan penurunan populasi China, atau meningkatkan kemerosotan belanja domestik yang sudah berlangsung lama.
"Jumlah yang terlibat terlalu kecil untuk berdampak jangka pendek pada angka kelahiran atau konsumsi," kata Zichun Huang, ekonom Tiongkok di Capital Economics.
"Namun kebijakan ini menandai tonggak penting dalam hal pemberian bantuan langsung kepada rumah tangga dan dapat menjadi dasar bagi lebih banyak transfer fiskal di masa mendatang," tambahnya.
Banyak pemerintah daerah telah meluncurkan subsidi untuk mendorong kelahiran.