Emas Menguat Jelang Data Inflasi AS Seiring Meningkatnya Spekulasi Penurunan Suku Bunga
RIAU24.COM - Harga emas sedikit menguat pada hari Selasa, memulihkan sebagian kekuatannya setelah aksi jual tajam di sesi sebelumnya, karena investor menunggu data inflasi utama AS yang dapat membentuk arah suku bunga Federal Reserve.
Menurut Reuters, emas spot naik 0,2 persen menjadi $3.350,03 per ons pada pukul 01.46 GMT, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember stabil di $3.402,80.
Penurunan ini menyusul penurunan tajam pada hari Senin, ketika harga spot turun 1,6 persen dan harga berjangka turun lebih dari 2 persen setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan emas batangan impor tidak akan dikenakan tarif meredakan kekhawatiran yang telah mengguncang pasar emas batangan.
Data CPI dalam fokus
Perhatian pasar kini tertuju pada laporan indeks harga konsumen (IHK) AS yang akan dirilis pukul 12.30 GMT.
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan IHK inti akan naik 0,3 persen pada bulan Juli, sehingga mendorong laju tahunan menjadi 3 persen, masih jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen.