Menu

Investor Tiongkok Beralih ke Indonesia di Tengah Meningkatnya Ketegangan Perdagangan AS-China

Amastya 15 Aug 2025, 16:05
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto berjabat tangan dalam upacara penandatanganan di Balai Agung Rakyat di Beijing, Tiongkok, 9 November 2024 /Reuters
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto berjabat tangan dalam upacara penandatanganan di Balai Agung Rakyat di Beijing, Tiongkok, 9 November 2024 /Reuters

Meskipun optimisme tersebut, masih terdapat kendala yang signifikan. Investor menyoroti birokrasi Indonesia yang rumit, rantai pasokan industri yang belum tuntas, dan kesenjangan infrastruktur.

Terdapat pula kekhawatiran domestik mengenai ketergantungan yang berlebihan pada investasi Tiongkok di sektor-sektor strategis seperti nikel, di mana Tiongkok menguasai sekitar 75 persen kapasitas peleburan.

Presiden Prabowo Subianto telah memperkuat hubungan dengan Beijing, bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada November 2024 dan menjamu Perdana Menteri Li Qiang pada bulan Mei.

Namun, kunjungannya baru-baru ini ke Washington menggarisbawahi upaya Jakarta untuk menyeimbangkan hubungan antara Tiongkok dan AS.

Lingkungan perdagangan global masih bergejolak.

Meskipun Washington dan Beijing telah memperpanjang penangguhan tarif selama 90 hari, ketidakpastian tetap ada, dengan Presiden AS Donald Trump mengancam akan menggandakan tarif ekspor India.

Halaman: 234Lihat Semua