Menu

Penjualan Ritel AS Secara Mengejutkan Naik, Tiongkok Terpuruk Akibat Tarif Ekonomi

Amastya 17 Aug 2025, 23:24
Seorang pria berlengan pendek membawa tas belanja di dekat Herald Square saat cuaca hangat yang tidak biasa di Manhattan /Reuters
Seorang pria berlengan pendek membawa tas belanja di dekat Herald Square saat cuaca hangat yang tidak biasa di Manhattan /Reuters

RIAU24.COM - Perekonomian global berada di persimpangan jalan dengan konsumen AS yang masih berbelanja, Tiongkok melambat, dan Inggris mencatat pemulihan yang mengejutkan.

Dari tekanan inflasi di Amerika hingga hambatan tarif di Asia dan kekurangan tenaga kerja di Eropa, data minggu ini menggambarkan gambaran yang beragam tentang ketahanan dan tekanan.

Penjualan ritel AS naik untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Juli, menandai kenaikan pertama berturut-turut tahun ini.

Data tersebut meredakan kekhawatiran akan penurunan tajam dalam pengeluaran, meskipun rumah tangga tetap waspada terhadap kenaikan harga akibat potensi inflasi yang didorong oleh tarif.

Menurut Bloomberg, kenaikan di bulan Juli bersifat umum dan angka bulan sebelumnya direvisi naik.

Namun, para ekonom memperingatkan bahwa melemahnya sentimen konsumen dan melemahnya pasar tenaga kerja dapat membebani permintaan di masa mendatang.

Halaman: 12Lihat Semua