Penjualan Ritel AS Secara Mengejutkan Naik, Tiongkok Terpuruk Akibat Tarif Ekonomi
Ketidakseimbangan ini disebabkan oleh terbatasnya pembangunan rumah baru sejak krisis keuangan 2008, efek penguncian yang membuat pemilik rumah bergantung pada hipotek berbunga rendah, dan kebijakan regulasi yang membuat pembangunan dan pembelian rumah menjadi lebih mahal.
Tiongkok melambat karena tarif yang berlaku
Perekonomian Tiongkok melambat secara menyeluruh pada bulan Juli, dengan aktivitas pabrik, investasi, dan penjualan ritel yang semuanya berkinerja buruk.
Bloomberg melaporkan bahwa tindakan keras Beijing terhadap perang harga yang merusak, ditambah dengan dampak tarif AS yang lebih tinggi, telah sangat membebani pertumbuhan.
Tingkat pengangguran perkotaan naik menjadi 5,2 persen, sementara jumlah pinjaman yang beredar mengalami kontraksi untuk pertama kalinya sejak 2005, sebuah sinyal mengkhawatirkan dari tekanan kredit.
India juga menghadapi tekanan terkait tarif.