Dapat Bantuan Eropa, Ukraina Siap Borong Senjata AS hingga Rp1.459 Triliun
RIAU24.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan rencana pembelian senjata Amerika Serikat dengan nilai mencapai US$90 miliar atau sekitar Rp1.459 triliun melalui pendanaan Eropa sebagai bagian jaminan keamanan.
Zelensky menuturkan pembelian senjata ini merupakan bagian dari jaminan keamanan yang diberikan AS dan Aliansi Traktat Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) yang menjadi salah satu hasil pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump, dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih, pada Senin (18/8).
Pertemuan para pemimpin AS-Eropa ini fokus membahas nasib Ukraina dan prospek perdamaian dengan Rusia, yang berlangsung beberapa hari setelah Trump bertemu Presiden Vladimir Putindi Alaska.
Zelensky juga mengatakan bagian lain dari jaminan keamanan termasuk kesempatan Ukraina memproduksi pesawat tanpa awak, yang beberapa di antaranya akan dibeli AS. Namun, dia menekankan pembicaraan tersebut belum final, demikian dikutip CNN.
Kesepakatan tersebut akan diresmikan pekan depan atau sepuluh hari setelah pertemuan ini.
Ukraina selama ini meminta jaminan keamanan dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa agar jika perang berakhir, negara tersebut tak mengalami hal serupa. Namun, negosiasi jaminan keamanan berlangsung alot dan sangat pelan.