Mengenal Sepsis, Penyebab Balita Bernama Raya di Sukabumi Meninggal
Namun, terkadang sistem kekebalan tubuh berhenti melawan infeksi dan mulai merusak jaringan dan organ normal, yang menyebabkan peradangan yang meluas di seluruh tubuh.
Meskipun sepsis merupakan kondisi serius pada usia berapa pun, kondisi ini sangat berbahaya bagi anak-anak karena gejalanya lebih sulit dideteksi.
"Perbedaan terbesar antara sepsis pada dewasa dan anak-anak adalah pengenalannya," kata Sarah Kandil, MD, dokter perawatan intensif anak di Yale Medicine. "Banyak gejala yang kami temukan pada sepsis, seperti demam, mirip dengan penyakit lain pada anak-anak."
Sepsis biasanya disebabkan oleh bakteri dalam aliran darah. Hal ini dapat bermula dari infeksi seperti pneumonia atau radang usus buntu.
Anak-anak kecil, terutama yang berusia kurang dari satu bulan, anak-anak dengan defisiensi imun, anak-anak yang menjalani kemoterapi kanker, dan anak-anak dengan selang/alat intravena, sangat berisiko tinggi mengalami sepsis. ***