Menu

Jika China Masih Bersikeras Tak Beri Magnet ke AS, Trump Ancam Getok Tarif 200 Persen

Rizka 27 Aug 2025, 11:38
Donald Trump
Donald Trump

China memproduksi lebih dari 90 persen magnet tanah jarang dunia. Pada 2020 hingga 2023, AS mengimpor sekitar 70 persen senyawa dan logam tanah jarang dari China, termasuk magnet tanah jarang yang digunakan dalam berbagai industri seperti otomotif hingga pertahanan militer.

Dalam pernyataan yang sama, Trump sempat menyinggung bahwa ia bisa saja memblokir ekspor suku cadang pesawat Boeing ke China sebagai tanggapan atas pembatasan magnet. Namun demikian, hal itu tidak dia lakukan karena mempertimbangkan hubungan AS-China.

"Saya bisa saja menahan mereka. Tapi saya tidak melakukannya karena hubungan yang saya miliki. Mereka terbang. Pesawat mereka masih terbang saat ini," ucap Trump, seperti dikutip TRT Global.

"Oleh karena itu, jika kami tidak diberi (magnet), kami masih punya hal yang jauh lebih kuat, yaitu tarif," tukas Trump.

Halaman: 12Lihat Semua