Komisi IV DPRD Bengkalis Bahas Rencana Kerja 2026, Pendekatan Inklusif dan Responsif
Irmi Syakip mengajak seluruh OPD untuk secara proaktif menyusun program sesuai dengan skala prioritas daerah dalam perencanaan anggaran, khususnya dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
“Kolaborasi yang kuat antara OPD, TAPD, dan DPRD bukan hanya kebutuhan, tapi kewajiban bersama. Forum seperti ini harus menjadi wadah serius untuk menyampaikan aspirasi yang selama ini belum terakomodir. Kualitas pelayanan publik yang lebih baik, transparan, responsif, dan inklusif hanya bisa terwujud jika semuanya berjalan bersama secara sinergis,” tutur Irmi.
Dia menambahkan pelayanan publik yang lebih baik dan inklusif hanya bisa terwujud jika semua pihak berjalan bersama secara sinergis.
Dengan pendekatan anggaran yang lebih akuntabel dan terbuka, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.
Rencana kerja 2026, lanjutnya, harus menjadi cerminan dari semangat pelayanan yang adil, berkeadilan, dan berdampak nyata.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, menyambut baik sinergi yang terjalin dalam rapat ini. Ia menegaskan bahwa semua rekomendasi dari Komisi IV harus menjadi pedoman utama dalam perencanaan program ke depan, agar bantuan dan kebijakan pemerintah benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat secara efektif dan tepat sasaran.