Israel Menggali Bendungan Berusia 2.800 Tahun di Yerusalem Timur untuk Memperkuat Klaim Atas Tanah Palestina
RIAU24.COM - Para arkeolog di Yerusalem Timur mengklaim telah menemukan bendungan terbesar di Israel, yang berasal dari abad ke-9 SM.
Bendungan tersebut diyakini dibangun 2.800 tahun yang lalu pada masa pemerintahan Raja Yoas dan Amazia dari Yehuda.
Raja Yoas secara luas dianggap sebagai tokoh sejarah di kalangan orang Yahudi, tetapi sebagian besar referensinya ditemukan dalam teks-teks Alkitab, terutama dari Perjanjian Lama.
Terletak di dekat Kolam Siloam di Kota Daud, bendungan raksasa ini memiliki tinggi 12 meter, lebar 8 meter, dan panjang 21 meter, menjadikannya bendungan raksasa tertua yang ditemukan di Yerusalem.
Para arkeolog meyakini bahwa bendungan ini merupakan sistem pengelolaan air yang canggih untuk mengatasi tantangan iklim pada masa itu, seperti kekeringan dan banjir bandang.
Sistem ini mengalihkan air dari Mata Air Gihon dan menyalurkannya ke Kolam Siloam.