AS Menolak Visa Bagi Pejabat Palestina Sebelum Pertikaian di Majelis PBB Mengenai Status Kenegaraan
Presiden AS Donald Trump bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas /Reuters
Langkah seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya.
Berdasarkan perjanjian negara tuan rumah, AS berkewajiban untuk mengizinkan semua delegasi menghadiri sidang di New York.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
Bagaimana reaksi Palestina?
Kepresidenan Palestina menyatakan sangat menyesalkan keputusan Washington, menyebutnya kontradiksi yang jelas terhadap hukum internasional dan Perjanjian Markas Besar PBB.
Kepresidenan Palestina mendesak AS untuk mempertimbangkan kembali.
Para pejabat Palestina berargumen bahwa Abbas telah mengutuk serangan 7 Oktober dalam suratnya kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan membantah klaim bahwa para pemimpin Palestina tidak mengecamnya.