Tanpa Menyebut Trump, Putin Mengecam ‘Sanksi Diskriminatif’ dan Puji Tiongkok
RIAU24.COM - Menjelang KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Tianjin, Tiongkok, pada 31 Agustus, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji hubungan Rusia-Tiongkok dan menekankan bahwa kedua negara akan bekerja sama untuk memperkuat kelompok BRICS.
Pernyataan Putin ini muncul di tengah ancaman tarif Presiden AS Donald Trump terhadap kelompok tersebut.
Presiden Rusia juga mengecam ‘sanksi diskriminatif’ yang menghambat pembangunan sosial-ekonomi. Ia juga memuji peran Tiongkok dalam G20.
Dalam wawancara dengan Kantor Berita Xinhua, Putin mengatakan, "Kami bersatu dalam memperkuat kemampuan BRICS untuk mengatasi tantangan global yang mendesak, berbagi pandangan yang sama tentang keamanan regional dan internasional, dan mengambil sikap bersama terhadap sanksi diskriminatif yang menghambat pembangunan sosial-ekonomi anggota kami dan dunia pada umumnya."
Ia juga mengatakan bahwa Tiongkok dan Rusia bekerja sama erat dalam BRICS untuk memperluas perannya sebagai pilar utama arsitektur global.
Ia mengatakan bahwa kelompok tersebut berupaya memperluas peluang ekonomi bagi negara-negara anggota.