Pemerintah Prabowo Butuh Suntikan Dana Rp64 Triliun untuk Jangkau Listrik ke Pelosok Negeri
RIAU24.COM - Pemerintahan Prabowo Subianto membutuhkan anggaran sekitar Rp64,09 triliun untuk bisa melistriki seluruh rumah tangga di Indonesia, termasuk wilayah pelosok yang selama ini yang sulit dijangkau.
Sekjen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan anggaran tersebut termasuk membangun infrastruktur ke wilayah yang sulit terjangkau.
Secara detail, Rp61,65 triliun akan digunakan untuk program listrik desa (lisdes) dan Rp2,44 triliun untuk bantuan pasang baru listrik (BPBL).
"Sehingga totalnya untuk melistriki seluruh rumah tangga di Indonesia diperlukan anggaran tambahan Rp64,09 triliun," ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi XII, Rabu (3/9).
Sementara, untuk tahun depan, di tahap awal anggaran untuk listrik desa dialokasikan sebesar Rp3,8 triliun. Ini adalah langkah awal untuk melistriki 6.700 dusun atau desa yang belum menikmati aliran listrik.
"Ini akan dipakai untuk pertama untuk perpanjangan jaringan distribusi untuk rumah tangga termasuk juga masalah melistriki daerah yang secara teknis ini sangat sulit untuk dilakukan dengan jaringan-jaringan PLN," kata dia.