Wagub dan Sekda Daerah Ini Tak Tegur Sapa, Pengamat: Bikin Bingung

Azhar 1 Jul 2025, 11:42
Ilustrasi ASN. Sumber: UMSU
Ilustrasi ASN. Sumber: UMSU

RIAU24.COM - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengaku tak tegur sapa dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Herman Suryatman.

"Memang ada keretakan, kenyataan. Saya di ruang, (ruangan saya di sini). Sekda di ruang sana, satu lantai, saya lewat tidak ada," ujarnya dikutip dari kompas.com, Selasa, 1 Juli 2025.

Sejumlah tugas yang menjadi domain Wakil Gubernur justru dijalankan oleh Sekda.

Seperti misalnya kegiatan di Rindam (kelulusan siswa barak militer gelombang kedua).

"Sudah di luar batas. Saya katakan sudah di luar batas. Sudah di luar kewenangan-kewenangan dia. Terakhir kemarin, di Rindam. Itu kan bukan juga seorang Sekda di Rindam. Orang bisa menilai," ujarnya.

Padahal menurutnya, seorang Sekda seharusnya lebih fokus pada peran administratif, bukan mengambil alih tugas-tugas lapangan.

Kisruh antara Erwan dan Herman menuai sorotan dari pengamat kebijakan publik Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono. 

Menurutnya, konflik ini mencerminkan rendahnya profesionalitas di level tertinggi birokrasi Jawa Barat. 

Secara teoritis, birokrasi seharusnya berjalan sesuai prosedur dan menjunjung stabilitas. 

Namun, kata Kristian, justru yang muncul adalah konflik kepentingan yang bisa merusak citra pemerintahan.

"Alih-alih menuntaskan berbagai persoalan administrasi publik, kedua pejabat justru menampilkan konflik kepentingan yang berpotensi merusak citra pemerintah dan membingungkan bagi ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat," ujarnya.