Siak Genjot Penilaian Mandiri Kabupaten Pangan Aman, Wabup Targetkan Air Mineral Asli Siak Jadi PAD

Lina 14 Aug 2025, 12:20
Siak Genjot Penilaian Mandiri Kabupaten Pangan Aman, Wabup Targetkan Air Mineral Asli Siak Jadi PAD
Siak Genjot Penilaian Mandiri Kabupaten Pangan Aman, Wabup Targetkan Air Mineral Asli Siak Jadi PAD

RIAU24.COM - Siak-Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menegaskan komitmen Pemkab Siak dalam mewujudkan Kabupaten Pangan Aman saat membuka kegiatan Advokasi Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman dan Pengendalian Resistensi Antimikroba (AMR) di Zamrud Room, Kompleks Abdi Praja, Rabu (13/8/2025).

 

Kegiatan yang dihadiri Kepala Balai BPOM Pekanbaru, Alex Sander, ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan daerah serta pelaku usaha pangan untuk menjaga keamanan pangan dari hulu hingga hilir, sekaligus mempersiapkan daerah bersaing di tingkat nasional.

 

“Penilaian pangan aman ini sangat menentukan keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati. Kami harap kehadiran BPOM membawa manfaat besar bagi Siak sekaligus mendukung tujuan nasional,” ujar Syamsurizal.

 

Wabup juga mengungkapkan rencana Pemkab Siak memproduksi air mineral asli Siak sebagai potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru.

 

“Kami sudah berdiskusi dengan BPOM bagaimana mewujudkan air mineral khas Siak yang aman dan berkualitas,” tambahnya.

 

Sementara itu, Alex Sander memaparkan fakta bahwa setiap tahun Indonesia menghadapi 10–22 juta kasus diare akibat pangan tercemar, dengan kerugian ekonomi mencapai Rp64,8–226,3 triliun. Menurutnya, keamanan pangan berperan penting dalam pencapaian target nasional, mulai dari penurunan stunting, SDGs, program makan bergizi gratis, hingga visi Indonesia Emas 2045.

 

Ia menjelaskan, penilaian kabupaten/kota pangan aman meliputi lima aspek: penerapan NSPK oleh pemda, perencanaan, pelaksanaan, pelaporan inovasi, dan penerimaan penghargaan. Alex juga menyoroti ancaman resistensi antimikroba (AMR) yang dapat melemahkan efektivitas obat dan memperburuk penyebaran penyakit.

 

“Kesadaran bersama sangat diperlukan untuk mengendalikan AMR dan memastikan pangan tetap aman. BPOM siap memberikan pendampingan, kebijakan, survei, dan intervensi,” tegasnya.

 

Dengan langkah ini, Pemkab Siak berharap mampu meningkatkan daya saing daerah di bidang keamanan pangan, sekaligus menciptakan inovasi yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.(Lin)