MUI Ingatkan Kamenterian Haji, Tak Boleh Kecewakaan Jemaah
RIAU24.COM - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas berharap Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk bekerja maksimal meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji dan umrah.
Tak ada istilah berleha-leha karena pelaksanaan haji tinggal delapan hingga sembilan bulan lagi, dikutip dari inilah.com, Selasa, 9 September 2025.
Kementerian Haji diharuskan memilik sistem, serta perencanaan yang baik.
"Kalau pelayanan tidak membaik, tentu Kementerian Haji dan Umrah akan mendapat kritik keras dari masyarakat. Karena itu, kementerian harus menyiapkan sistem, perencanaan, dan pengorganisasian yang baik serta melaksanakan dan mengawasinya dengan sebaik-baiknya," jelasnya.
Serta mempertahankan hal-hal yang sudah berjalan baik.
Sekaligus memperbaiki masalah yang selama ini banyak dikeluhkan jemaah.
"Seperti misalnya persoalan akomodasi, keterlambatan distribusi makanan, hingga fasilitas di Arafah dan Mina yang sering menimbulkan kekecewaan," ujarnya
“Jangan sampai jemaah kita masih terlantar karena belum mendapat hotel atau kendaraan. Soal makan jangan telat, dan di Mina penempatan jemaah harus diperbaiki. Antrian kamar mandi dan toilet yang panjang jelas mengganggu kekhusyukan ibadah," tegasnya.