Jokowi Tak Bisa Jamin PSI Lolos Senayan

Azhar 2 Feb 2026, 15:20
Presiden ke-7 Joko Widodo. Sumber: Internet
Presiden ke-7 Joko Widodo. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago menilai pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang siap turun langsung ke daerah-daerah untuk membantu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menghadapi Pemilu 2029 tak menjamin partai lolos Senayan.

Hal ini karena pengalaman pemilu menunjukkan dukungan tokoh besar hanya berfungsi sebagai pengungkit awal, dikutip dari rmol.id, Senin, 2 Februari 2026.

"Hasil akhir tetap sangat ditentukan oleh kerja organisasi partai, kekuatan struktur di tingkat lokal, serta konsistensi agenda dan program yang ditawarkan kepada publik," ujarnya.

"Figur bisa membuka pintu, tetapi yang menentukan apakah pintu itu dilewati atau tidak adalah kerja partai itu sendiri," tambahnya.

Menurutnya, bergabungnya Jokowi ke PSI karena memiliki kepentingan untuk tetap berada dalam orbit politik nasional setelah tidak lagi menjabat presiden, 

"PSI memberi Jokowi kanal politik tanpa harus masuk ke partai besar atau struktur pemerintahan. Ini bentuk relasi yang lazim dalam politik," sebutnya.

Dia tak mempermasalahkan hal ini karena hubungan saling membutuhkan kerap muncul dalam fase pascakekuasaan. 

Partai membutuhkan figur untuk meningkatkan elektabilitas, sementara figur membutuhkan partai agar tetap relevan secara politik.