Menu

Kubu Jokowi Tuding MUI DKI Membahayakan soal Munajat 212

M. Iqbal 22 Feb 2019, 13:52
Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Teuku Taufiqulhadi
Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Teuku Taufiqulhadi

RIAU24.COM - Pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menuding MUI DKI membayahakan institusi MUI sendiri. Hal itu terkait dengan diadakannya Munajat 212 oleh MUI DKI Jakarta.

"MUI DKI telah membahayakan posisi dan eksistensi MUI, karena telah menjadi panitia peristiwa politik yang disebut Munajat 212," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Teuku Taufiqulhadi yang dilansir dari detik.com, Jumat, 22 Februari 2019.
zxc1

Kata dia, Munajat 212 merupakan kegiatan kampanye politik. Dia juga menilai Munajat 212 merupakan ajang kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Munajat 212 adalah sebuah event yang didesain untuk mendukung paslon tertentu dan sebuah event yang jelas acara kampanye untuk paslon 02. Dan kampanye tersebut secara terbuka dilakukan Ketua MPR (Zulkifli Hasan). Jadi ini jelas kegiatan politik," cecarnya.

Dia khawatir tentang tindakan MUI DKI yang nantinya akan diikuti oleh MUI di daerah lain. Menurutnya, MUI seharusnya bersih dari kepentingan politik.

"Kalau misal MUI di tempat lain melakukan hal serupa untuk mendukung paslon lain lagi, itu akan membuat MUI tercabik-cabik. Padahal MUI adalah sebuah hasil perjuangan yang sangat berat yang dilakukan umat Islam Indonesia," tuturnya.
zxc2

"Nah, perjuangan tersebut jangan sekali-kali dikotori dengan agenda-agenda politik, karena MUI milik umat Islam secara keseluruhan yang ada di Indonesia," sambung dia lagi.

Karena itu, ia mendorong MUI untuk memberikan keterangan terkait acara Munajat 212. Karena, menurut dia, kredibilitas MUI menjadi taruhannya.

"Ini harus dijelaskan ke semuanya, termasuk penjelasan dari MUI pusat kenapa bisa terlibat dalam agenda politik. Kan sudah jelas bahwa MUI ada tugas-tugasnya dan itu sangat penting. Demikian pentingnya maka dibutuhkan kredibilitas, tidak boleh parsial," pungkasnya.