Menu

DPR Tak Tahu Pembuat Naskah Akademik Omnibus Law, Ustaz Tengku Zulkarnain dan Netizen Berkomentar ini

M. Iqbal 9 Mar 2020, 11:03
Ustaz Tengku Zulkarnain
Ustaz Tengku Zulkarnain

RIAU24.COM - Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja hingga saat ini masih menjadi polemik. Bahkan, Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mengaku jika tidak tahu persis siapa pembuat naskah akademik RUU itu.

Dia juga mengaku apakah pemerintah melibatkan peran publik atau tidak sehingga RUU ini menuai protes di kalangan masyarakat, termasuk buruh yang mempersoalkan RUU Cipta Kerja.

"Secara UU harusnya ia (publik dilibatkan). Tapi terlibat atau tidak, saya mohon maaf tidak biasa jawab harusnya eksekutif yang jawab," kata dia dilansir dari Sindonews.com.
zxc1

Hal tersebut dikritik oleh Ustaz Tengku Zulkarnain. Dia mempertanyakan, jika pihak legislatif saja tidak tahu pembuat naskah hingga banyaknya penolakan, untuk apa RUU tersebut disahkan.

"Kalau DPR RI tidak tahu persis siapa pembuat naskah Omnibus Law, masyarakat dan buruh menolak, banyak kepentingan rakyat justru hilang, bahkan jaminan makanan dan minuman halal pun bisa hilang, buat apa DISAHKAN...?" kata dia di akun Twitternya, Senin, 9 Maret 2020.

"DPR RI berjuang utk kepentingan siapa?" ujarnya lagi.
zxc2

Netizen mengomentari kicauan Ustaz Tengku Zulkarnain tersebut. Ini kata para netter.

"Indonesia ini menurut administrasi negara menganut Trias politika, pembagian 3 kekuasaan yudikatif legislatif dan eksekutif, mestinya yang membuat RUU OMNIBUS LAW adalah DPR RI, bukan pemerintah apa lagi orang luar yang di undang pemerintah," ujar salah satu netizen.

"Selalu dan selalu terjadi begitu.
Apabila suatu gagasan atau UU.
Lalu mendapat "PENOLAKAN", dari Publik.
Terus sibuk deh "NYUCI TANGAN".
Kebetulan lagi ada Virus Corona.
Yang nganjurin "SERING2 CUCI TANGAN".
Gitu aja koq repot ???" kata netizen lainnya.