Menu

Ngeri, tak Hanya di Bumi, Virus Corona Juga Tebar Ancaman di Luar Angkasa, Begini Kejadiannya

Siswandi 21 Apr 2020, 11:03
Stasiun luar angka internasional. Foto: int
Stasiun luar angka internasional. Foto: int

RIAU24.COM - Tak hanya menyerang manusia di bumi, wabah virus Corona juga bisa menebar ancaman di luar angkasa. Saat ini, virus itu dikabarkan mulai mengancam nyawa awak Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Pasalnya, diduga ada awak stasiun luar angkasa tersebut, yang punya kontak dengan orang yang diduga tengah terjangkit virus tersebut. 

 Tentu saja yang terjadi saat ini, ada penyebabnya. Dilansir viva yang merangkum thesun, Selasa, 21 April 2020, peristiwa  itu bermula saat peluncuran laboratorium luar angkasa, yang digelar di Baikonur, Kazakhstan, yang dilaksanakan 9 April lalu.

Ketika itu, seorang pejabat senior Rusia Wakil Kepala Energia Rocket dan Space Corportation, Evgeniy Mikrin, diketahui ikut hadir dalam acara itu. Saat ii, Mikrin sudah dinyatakan positif Corona.Karena itu, yang bersangkutan saat ini sedang melakukan isolasi diri atau lockdown.

Namun, inti permasalahan ternyata bukan berada pada sosok Mikrin. Yang jadi masalah adalah karena pada saat itu, Kepala Badan Antariksa Rusia (Roscosmos) Dmitry Rogozin, ternyata juga pernah melakukan kontak dengan Mikrin. Keduanya pernah dalam bersama-sama saat terbang dari Moskow dengan pesawat pemerintah Rusia, Aeroflot.

Saat program peluncuran laboratorium luar angkasa tersebut, Mikrin dan Rogozin tampak duduk bersebelahan, walaupun antara mereka dan para angkasawan yang ikut terbang, dibatasi dengan dinding kaca. 

Namun dalam kesempatan itu, Rogozin diketahui terlihat berdekatan dengan dua kosmonot Rusia serta satu astronot Amerika Serikat (AS) yang ikut berangkat ke luar angkasa.

Dalam beberapa foto yang beredar, tampak Rogozin terlihat ada yang memakai dan tanpa masker. Sedangkan wajah astronot NASA, Chris Cassidy dan kosmonot Rusia Anatoly Ivanishin dan Ivan Vagner, terlihat tidak tertutup masker.

Rogozin juga terlihat berdiri sekitar 1,8 meter dari tiga angkasawan tersebut saat melakukan upacara perpisahan. Dalam gambar acara tersebut tidak ada Mikrin yang berdiri dekat dengan kru.

Dikarantina 
Dalam acara itu, salah seorang astronot yang ikut berangkat, Cassidy, mengatakan jika sebelum peluncuran Soyuz MS-16, kru berada dalam karantina ketat satu bulan sebelum peluncuran. Ia juga mengklaim jika timnya berada dalam kondisi sehat.

Mikrin saat ini berada di rumah dan melakukan isolasi mandiri namun menurut sebuah sumber tidak memiliki gejala klinis penyakit. Sedangkan Rogozin meyakini belum dites positif Virus Corona COVID-19. ***