Kisah Biarawati Pemberani yang Menyembunyikan dan Menyelamatkan 83 Anak Yahudi
Pada bulan Mei 1944, Divisi SS elit yang dikenal sebagai Das Reich tiba di daerah tersebut dari front Timur. Sekitar waktu ini, Annie ingat bahwa seorang anggota Perlawanan datang dengan peringatan yang mengkhawatirkan. "Suatu hari bel pintu berbunyi. Karena saudari yang bertanggung jawab atas pintu itu agak jauh, aku membukanya sendiri," katanya.
Tetapi segera dia memutuskan untuk menyembunyikan anak-anak tanpa menunggu penjajah datang. Satu kelompok, termasuk Annie, dibawa ke kapel. "Pendeta itu kuat dan bisa mengangkat bangku. Dia membuka pintu jebakan. Kami meluncur di sana," katanya. Ruang bawah tanah kecil itu memiliki panjang 2,5m dan tinggi kurang dari 1,5m.