Lapor Kehilangan Anak, Ibu Ini Ternyata Sudah Buang Mayat Putranya ke Sungai
Google
Kepala kepolisian daerah Brasil, Antonio Carlos Ractz, mengatakan bahwa bocah itu sudah menjadi korban pengabaian dan penyiksaan dalam kurun waktu yang lama dan intens.
"Apa yang sudah jelas dan kami akan mengkonfirmasi selama penyelidikan adalah bahwa anak itu hidup di bawah siksaan fisik dan psikologis yang intens," ujarnya.
"Dia kekurangan gizi. Meskipun dia terdaftar di sekolah, dia tidak punya teman dan tidak pergi ke mana pun. Dia dikurung di sebuah kamar di rumah, ditempatkan di hukuman, dikunci dan diikat di dalam lemari."
"Apa yang sudah jelas dan kami akan mengkonfirmasi selama penyelidikan adalah bahwa anak itu hidup di bawah siksaan fisik dan psikologis yang intens," ujarnya.
Baca juga: Polda Riau Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, Sasar 9 Pelanggaran Lalu Lintas
"Dia kekurangan gizi. Meskipun dia terdaftar di sekolah, dia tidak punya teman dan tidak pergi ke mana pun. Dia dikurung di sebuah kamar di rumah, ditempatkan di hukuman, dikunci dan diikat di dalam lemari."