Menu

Menag Samakan Board of Peace dengan Perjanjian Hudaibiyah era Rasul

Azhar 3 Feb 2026, 17:35
Menteri Agama Nazaruddin Umar. Sumber: kompas.com
Menteri Agama Nazaruddin Umar. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Menteri Agama Nazaruddin Umar teringat dengan Perjanjian Hudaibiyah jika melihat langkah Presiden Prabowo Subianto bergabung dengan Board of Peace.

Perjanjian Hudaibiyah merupakan kesepakatan damai antara Rasulullah dan kaum Quraisy Makkah pada tahun 6 Hijriah.

Kala itu jalur diplomasi ditempuh saat umat Islam tertahan di Hudaibiyah ketika hendak umrah. 

Perjanjian itu sempat diragukan sebagian sahabat karena sejumlah ketentuannya dinilai merugikan, seperti kewajiban kembali ke Madinah tanpa umrah dan pengembalian warga Makkah yang masuk Islam.

"Namun pada akhirnya justru terbukti membawa maslahat besar, membuka ruang dakwah yang lebih luas, serta memperkuat posisi Islam secara strategis," ujarnya.

"Apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo, itu sebetulnya mengingatkan kita kepada dulu ada Perjanjian Hudaibiyah yang dilakukan Rasulullah. Banyak sekali sahabat yang salah paham tapi setelah melihat hasilnya, Alhamdulillah ini yang terbaik ternyata untuk dunia Islam pada waktu itu ya," tambahnya.

Halaman: 12Lihat Semua