Tahukah Anda, Kota di Arab Saudi Ini Ternyata Punya Sawah dan Menghasilkan Beras Termahal di Dunia
Foto : Boombastis
Sejarah Sejarah ekonomi Al-Ahsa sendiri dikaitkan dengan pertanian dan sempat menjadi sentra perkebunan kurma terbesar di kerajaan Arab Saudi. Wilayahnya yang subur menjadi tempat untuk mengembangkan beberapa produk pertanian seperti padi, jagung, sayuran, dan beberapa buah.
Lokasi yang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco

Keunikan wilayah yang subur dan hijau meski berada di tengah-tengah padang pasir (oase), membuat Al-Ahsa ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan lanskap budaya yang dianggap merupakan “gabungan karya alam dan manusia”. Keputusannya berdasarkan definisi UNESCO tentang Lanskap Budaya (Konvensi UNESCO Mengenai Perlindungan Budaya Dunia dan Warisan Alam, Pasal 1, 1972, Pedoman Operasional Pelaksanaan Konvensi Warisan Dunia, 2008).
Baca juga: Konstruksi Tanpa Semen: Dinding dari Tanah dan Sampah Dapat Mengubah Bentuk Bangunan Modern
Dikenal sebagai daerah penghasil beras merah berkualitas bernama Hesawi
