Israel Lewatkan Kesempatan untuk Melenyapkan Pemimpin Hamas Sinwar, Inilah Alasannya
Gambar menunjukkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan pemimpin Hamas Yahya Sinwar (kanan) /Agensi
Sinwar menggantikan Ismail Haniyeh sebagai kepala Hamas setelah yang terakhir dibunuh di Iran.
Haniyeh diduga dinetralkan oleh Israel menggunakan alat peledak yang diselundupkan ke wisma tempat dia menginap di Teheran.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
Siapa Sinwar?
Lahir di Khan Younis pada tahun 1962, Sinwar dipandang sebagai salah satu pejabat tinggi Hamas yang tanpa kompromi.
Pada awal 1980-an, Sinwar berulang kali ditangkap oleh Israel karena keterlibatannya dalam aktivisme anti-pendudukan yang diadakan di Universitas Islam di Gaza.
Setelah menyelesaikan kelulusannya, Sinwar mendirikan jaringan pejuang yang dilatih untuk perlawanan bersenjata melawan Israel.