Menu

Waduh, 60 Persen Konsumen di Indonesia Abaikan Bahaya BPA Galon Guna Ulang demi Harga Murah

Devi 29 Jan 2025, 19:00
Waduh, 60 Persen Konsumen di Indonesia Abaikan Bahaya BPA Galon Guna Ulang demi Harga Murah
Waduh, 60 Persen Konsumen di Indonesia Abaikan Bahaya BPA Galon Guna Ulang demi Harga Murah

yang digunakan berulang kali tanpa ada aturan batas pakai berpotensi melepaskan BPA," ujar ketua KKI David Tobing, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/1/2025).

Meskipun konsumen tahu adanya risiko BPA, mereka tetap memilih galon guna ulang karena alasan ekonomis.

"91,9% responden memilih galon guna ulang karena harganya lebih murah. Mereka lebih memprioritaskan harga ketimbang risiko kesehatan," tambahnya.

Hal ini menunjukkan meskipun konsumen memiliki akses terhadap informasi kesehatan, mereka cenderung mengabaikannya jika dihadapkan pada pilihan yang lebih murah. Fenomena ini juga mencerminkan rendahnya kesadaran akan pentingnya hak atas produk yang sehat dan aman.

Oleh karena itu, David menekankan bahwa edukasi kepada konsumen juga menjadi kunci penting dalam mengubah perilaku konsumsi. "Konsumen perlu diedukasi agar lebih kritis dalam memilih produk yang sehat dan aman," ujarnya.

Selain itu, KKI juga mengkritisi lambannya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menerapkan aturan pelabelan bahaya BPA pada galon guna ulang. Meskipun BPOM telah mengeluarkan regulasi yang mewajibkan pelabelan BPA pada kemasan galon polikarbonat dalam Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2024, tenggat waktu yang diberikan dinilai terlalu lama, yaitu 4 tahun.

Halaman: 123Lihat Semua