Lebih Dari 150 Paus Pembunuh Terdampar di Pantai Tasmania, Australia
RIAU24.COM - Lebih dari 150 paus pembunuh terdampar di sebuah pantai di negara bagian Tasmania, dan tim penyelamat kini bergegas menyelamatkan mereka yang masih hidup, kata pejabat lingkungan Australia.
Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa para ahli kelautan berada di lokasi terdamparnya massal ikan-ikan di dekat Sungai Arthur di pantai barat laut Tasmania, sekitar 400 km (250 mil) dari ibu kota negara bagian, Hobart.
“Mereka terdampar selama 24 hingga 48 jam,” kata Brendon Clark, petugas penghubung di Dinas Taman dan Satwa Liar Tasmania.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Clark mengatakan bahwa dari 157 paus pembunuh yang terdampar, hanya 90 yang tampaknya masih hidup. Pihak berwenang belum memastikan apakah ada paus yang dapat diapungkan kembali, imbuhnya.
"Mencoba mengapungkan kembali hewan-hewan itu langsung ke ombak akan menjadi tantangan, dan tentu saja, itu juga akan menimbulkan risiko keselamatan yang sangat besar bagi staf dan personel kami," kata Clark.
Ia menjelaskan bahwa sulitnya akses pantai, kondisi laut, dan tantangan dalam membawa peralatan khusus ke pantai terpencil telah mempersulit respons penyelamatan.