Menu

Bersama Menjaga Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat: Kolaborasi Untuk Masa Depan Berkelanjutan  

Devi 10 May 2025, 16:59
Bersama Menjaga Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat: Kolaborasi Untuk Masa Depan Berkelanjutan  
Bersama Menjaga Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat: Kolaborasi Untuk Masa Depan Berkelanjutan  
c)    Pembentukan kelompok usaha binaan yang mendapat akses pasar, pelatihan, dan pendampingan.
Langkah-langkah ini memberi harapan baru bagi masyarakat agar tidak lagi bergantung pada praktik pembukaan lahan ilegal.
4. Kemitraan Pemerintah dan Penegakan Hukum yang Soluti APRIL juga bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kepolisian, serta pemerintah daerah untuk menjaga kawasan konservasi. Namun, pendekatannya bukan hanya bersifat penindakan hukum. Mereka mendorong pemulihan sosial dan lingkungan, di mana warga yang pernah melakukan pelanggaran diberi kesempatan mengikuti program pemulihan dan pelatihan keterampilan sebagai bagian dari reintegrasi ke dalam sistem pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
5. Pendidikan Lingkungan dan Generasi Muda Investasi jangka panjang dilakukan melalui pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah sekitar hutan. APRIL mendukung kegiatan “Pelajar Peduli Hutan”, lomba lingkungan, dan kampanye literasi hijau yang menumbuhkan kesadaran sejak usia dini. Harapannya, generasi muda tumbuh dengan pemahaman bahwa hutan bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga warisan yang harus dijaga bersama.
 6. Teknologi dan Pemantauan Kolaboratif Di lapangan, APRIL mengombinasikan teknologi modern seperti satelit, drone, dan GIS (sistem informasi geografis) dengan patroli masyarakat (community ranger).

Masyarakat dilatih untuk turut memantau kawasan hutan dan melaporkan potensi ancaman, menciptakan sistem perlindungan berbasis partisipasi warga. Menuju Masa Depan Hijau  Cerita dari Giri Mulyo menjadi bukti bahwa konservasi dan kesejahteraan dapat berjalan berdampingan melalui kolaborasi. Dengan dukungan sektor swasta seperti APRIL Group, peran aktif masyarakat, dan kebijakan pemerintah yang berpihak, transisi menuju ekonomi hijau bukan hanya mimpi Situasi 100 lebih warga yang membuka lahan secara ilegal bukan sekadar persoalan hukum, tetapi cermin dari kebutuhan akan pendekatan pembangunan yang lebih adil dan inklusif. Bagi APRIL Group, menjaga hutan berarti juga menjaga kehidupan mereka yang tinggal di sekitarnya.

Halaman: 101112Lihat Semua