Rocky Gerung: Indonesia Masuk Pasar Gelap Keadilan, Kelas Menengah Rontok, Pemerintah Diam
“Kalau tidak ada keputusan tegas, Prabowo akan kehilangan momentum. Trust itu muncul dari keberanian, bukan kompromi,” ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa kompromi elite dengan faksi kekuasaan lama akan melanggengkan praktik tukar tambah jabatan, termasuk di BUMN yang kini disebut hanya diisi oleh para “komisaris buta huruf terhadap kebijakan publik”.
Ancaman Agraria dan Meledaknya Ketidakadilan Sosial
Selain hukum dan ekonomi, Rocky mengkritik konsolidasi lahan oleh perusahaan negara seperti Agrinas yang menurutnya rawan memicu konflik sosial. Ia merujuk pada kasus Tesso Nilo dan dugaan relasi gelap antara negara, korporasi, dan elite lokal yang merampas ruang hidup rakyat.
“Tanah habis, orang bertambah. Rakyat digusur, hasil bumi dikonsesi. Kalau dibiarkan, ini jadi sumbu ledak konflik horizontal,” ujar Rocky.
Gibran dan Papua: Manuver Politik atau Pembuangan Halus?