AS dan Indonesia Capai Kesepakatan Dagang dengan Tarif 19 Persen, Komitmen Ekspor Utama
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan bahwa kesepakatan tersebut akan sejalan dengan tujuan pemerintah yang lebih luas, yaitu menghapus tarif ekspor AS sekaligus mengenakan tarif impor, sebuah model yang baru-baru ini diterapkan dengan Vietnam.
"Dengan menghapus tarif atas barang-barang AS, kami memaksimalkan potensi para petani, peternak, dan produsen kami," jelas Lutnick.
Kesepakatan dengan Indonesia diharapkan dapat membantu mengurangi defisit perdagangan AS dengan Indonesia yang saat ini mencapai hampir $18 miliar, yang mencatat total volume perdagangan sekitar $40 miliar pada tahun 2024.
Tekanan perdagangan global yang lebih luas dan negosiasi yang sedang berlangsung
Meskipun kesepakatan telah diumumkan, agenda tarif Trump yang lebih luas telah meningkatkan ketegangan dengan mitra dagang lainnya.
Ia telah mengirimkan surat ke lebih dari 20 negara, termasuk Uni Eropa, Jepang, dan Malaysia, yang memperingatkan akan adanya tarif baru jika negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan yang lebih baik sebelum batas waktu 1 Agustus.