Tiongkok akan Menawarkan Subsidi Pengasuhan Anak untuk Meningkatkan Angka Kelahiran
RIAU24.COM - Pemerintah Tiongkok akan menawarkan subsidi kepada orang tua sebesar $500 per anak di bawah usia tiga tahun per tahun, demikian dilaporkan media pemerintah Beijing pada hari Senin, di tengah ancaman krisis demografi yang mengancam negara terpadat kedua di dunia tersebut.
Subsidi nasional ini berlaku surut mulai 1 Januari, demikian dilaporkan stasiun televisi pemerintah Beijing, CCTV, mengutip keputusan Partai Komunis yang berkuasa dan Dewan Negara, kabinet Tiongkok.
"Ini adalah kebijakan nasional utama yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata CCTV.
"Kebijakan ini memberikan subsidi tunai langsung kepada keluarga di seluruh negeri, membantu mengurangi beban membesarkan anak," tambahnya.
Hanya ada 9,54 juta kelahiran di Tiongkok tahun lalu, setengah dari jumlah tersebut dibandingkan tahun 2016, tahun di mana Tiongkok mengakhiri kebijakan satu anak yang telah berlaku selama lebih dari tiga dekade.
Populasinya menurun sebesar 1,39 juta tahun lalu, dan China kehilangan mahkotanya sebagai negara terpadat di dunia kepada India pada tahun 2023.