Survei Apindo Sebut 50 persen Lebih Pengusaha PHK Massal Karyawan, Ini Biang Keroknya!
RIAU24.COM -Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dalam survei terbarunya mengungkap, lebih dari 50% responden menyatakan telah mengurangi tenaga kerjanya lewat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Hal ini terjadi imbas ketidakpastian ekonomi yang tengah terjadi saat ini. Kondisi ini diperkirakan terus berlangsung ke depannya.
Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani menyampaikan, situasi ekonomi global yang terus berubah, kondisi geopolitik yang semakin tinggi, hingga proyeksi pertumbuhan yang terus menurun, telah membuat banyak perusahaan tidak memiliki cukup informasi untuk mengambil keputusan.
“Akhirnya, banyak yang bersikap dengan menahan ekspansi, memperlambat rekrutmen, dan fokus pada efisiensi dibanding mengambil risiko baru,” kata Shinta dalam sambutannya di Kantor BRIN, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).
Kondisi itu bahkan terbukti melalui survei terbaru yang dilakukan Apindo. Shinta mengungkapkan, survei Apindo menunjukkan bahwa lebih dari 50% responden menyatakan telah mengurangi tenaga kerja, dan masih akan terus melakukan hal ini dalam jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.
Dalam situasi tekanan global dan domestik yang semakin kompleks, Shinta menyebut bahwa dunia usaha tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dan barisan pekerja untuk menjaga stabilitas ekonomi dan ketenagakerjaan nasional. Kendati begitu, hal itu memerlukan langkah-langkah kebijakan yang saling menopang.