Produksi Industri Saudi Melonjak ke Level Tertinggi Sejak 2022
Peningkatan signifikan juga tercatat pada sektor utilitas, termasuk peningkatan sebesar 5,6 persen pada pasokan listrik, gas, uap, dan pendingin udara, serta peningkatan sebesar 6,9 persen pada pasokan air dan kegiatan pengelolaan limbah.
Pertumbuhan ini sejalan dengan proyeksi ekonomi yang lebih luas, karena produk domestik bruto (PDB) Arab Saudi meningkat hampir 4 persen year-on-year pada kuartal kedua, didorong oleh aktivitas migas dan nonmigas.
Dengan investasi berkelanjutan dalam diversifikasi industri, Arab Saudi berada di jalur yang tepat untuk mencapai target Visi 2030, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan kerajaan pada pendapatan minyak.
Karena harga minyak global tetap menjadi faktor kunci dalam kesehatan keuangan Arab Saudi, fokus pemerintah pada diversifikasi ekonomi menjadi semakin penting.
Harga minyak impas fiskal kerajaan berada di angka $96 per barel, lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang mencerminkan perkembangan ekonomi.
(***)